Soksi.id – Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan Ilham Arief Sirajuddin (IAS) menegaskan bahwa Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) memiliki peran sejarah yang sangat vital sebagai perintis dan pilar utama berdirinya Partai Golkar.
Dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) XIX SOKSI Sulsel di Swiss-Belhotel Makassar, Minggu (6/9/2026), IAS mengingatkan para kader agar tidak menganggap SOKSI sekadar organisasi yang dibesarkan oleh Golkar, melainkan organisasi yang melahirkan dan membesarkan partai tersebut.
Menghadapi era digital dan karakter masyarakat yang kian kritis, IAS mendesak SOKSI Sulsel untuk mengubah pendekatan organisasi dari yang semula kaku menjadi lebih konkret, fleksibel, serta inklusif bagi generasi muda demi memenangkan masa depan Partai Golkar.
“Jangan sampai kita berpikir bahwa SOKSI dibesarkan oleh Partai Golkar. Kalau kita kembali melihat perjalanan sejarah, justru SOKSI-lah yang menjadi salah satu kekuatan yang merintis dan membesarkan Golkar hingga kemudian berkembang menjadi sebuah partai politik,” ujar IAS.
Penguatan penetrasi organisasi dinilai perlu disesuaikan dengan perkembangan teknologi dan dinamika kebutuhan masyarakat modern.
SOKSI diharapkan mampu bertransformasi menjadi ruang terbuka bagi proses regenerasi kepemimpinan politik di daerah.
“Golkar harus menjadi sebuah rumah besar yang mampu memberikan ruang, kesempatan, dan jalan bagi kader-kader SOKSI untuk berkembang dan melanjutkan estafet kepemimpinan ke depan,” katanya.
Partai Golkar mendorong seluruh komponen pendiri organisasi untuk merebut kembali kepercayaan publik melalui kerja-kerja sosial secara nyata.

